Tampilkan postingan dengan label mendidik. Tampilkan semua postingan
PERAN KELUARGA DALAM MENDIDIK KIDS ZAMAN NOW
PERAN KELUARGA DALAM MENDIDIK KIDS ZAMAN NOW
(Ilustrasi keluarga)
Anak merupakan anugerah dari Tuhan yang harus dibina, dididik, dan disayang dalam sebuah keluarga. Keluarga merupakan tempat pertama dan utama seorang anak mendapat pendidikan. Dari mulai ia dalam kandungan hingga sang anak mulai dewasa pun didikan keluarga menjadi hal yang akan mempengaruhi kehidupannya kelak.
Seorang anak memiliki sifat peniru yang baik, terutama di usia 0 sampai 8 tahun. Jika dalam sebuah keluarga diterapkan kemandirian, maka sang anak akan mandiri. Jika diterapkan kepemimpinan, maka sang anak akan memiliki jiwa pemimpin. Begitupun hal lainnya.
(Foto: Getty images)
Seorang anak merupakan suatu bintang yang akan bersinar menerangi keluarga dan negaranya. Suatu negara akan maju jika negara tersebut memperhatikan anak-anak. Tentu pendidikan sang anak dimulai dari sebuah keluarga.
Keluarga memegang peran penting bagi seorang anak untuk dapat bergabung dan berkolaborasi di lingkungan masyarakat. Keluarga berperan untuk mendukung bakat dan minat seorang anak, karena pada dasarnya setiap anak memiliki bakat dan minat yang berbeda. Orang tua tidak dapat memaksakan kehendak sang anak untuk berprofesi sesuai keinginan orang tua. Orang tua perlu melihat bakat dan potensi sang anak. Peran keluarga adalah mendukung dan mendorong bakat dan minat anak. Misalnya jika sang anak memiliki bakat dalam sebuah kesenian, maka keluarga mengasah bakat tersebut agar sang anak semakin mahir.
Apalagi kita hidup di zaman yang saat ini sudah canggih teknologinya. Zaman dimana anak-anak sudah mengenal gadget dan internet. Internet menyediakan segala informasi. Sayangnya, tak semua informasi yang ada di internet merupakan hal yang positif. Ada konten-konten tertentu yang tidak layak untuk dilihat anak-anak. Disinilah peran keluarga dibutuhkan. Keluarga harus mampu mengawasi dan mendidik anak dalam mempergunakan teknologi canggih yang berkembang saat ini. Jangan sampai sang anak menjadi gaptek atau gagal teknologi. Tentu juga jangan sampai sang anak ahli dalam teknologi tapi mempergunakan teknologi dalam kegiatan negatif.
Ada beberapa aktivitas yang bisa dilakukan untuk mengoptimalkan penggunaan teknologi untuk anak yang dikutip dari Sahabat Keluarga Kemdikbud, yaitu:
- Gunakan teknologi sebagai media untuk menonton film yang edukatif.
- Gunakan teknologi sebagai media mengenalkan kata yang menyenangkan.
- Gunakan teknologi sebagai media untuk menggambar dan mewarnai untuk anak-anak.
- Gunakan teknologi sebagai media untuk menirukan gerakan dan irama.
Keluarga merupakan pondasi seorang anak untuk berperilaku. Keluarga memiliki peran dalam mengajarkan moral yang baik pada anak. Anak ibarat sebuah kertas kosong. Jika kita menulis hal yang positif dalam kertas tersebut maka kertas tersebut akan berisi hal positif.
"Family is the most important thing in the world" (Princess Diana).#sahabatkeluarga

