Posted by : Dunia Informasi
Kamis, 02 Februari 2017
Hari valentine (bahasa Inggris:
Valentine’s day) atau disebut juga Hari Kasih sayang, pada tanggal 14 Februari
adalah sebuah hari dimana para kekasih dan mereka yang sedang jatuh cinta
menyatakan cintanya di dunia barat. Asal usulnya yang gelap sebagai sebuah hari
raya Katolik Roma didiskusikan di artikel Santo Valentinus.
Hari raya ini sekarang terutama
diasosiasikan dengan para pecinta yang saling bertukaran notisi-notisi dalam
bentuk “valentines”. Perayaan hari valentine termasuk salah satu hari raya
bangsa Romawi peganis (penyembah berhala), dimana penyembahan berhala adalah
agama mereka semenjak lebih dari 17 abad.
Menurut versi lainnya yaitu kisah
St. Valentine. Valentine adalah seorang pendeta yang hidup di Roma pada abad
ke-III. Ia hidup di kerajaan yang saat itu dipimpin oleh Kaisar Claudius yang
terkenal kejam. claudius berambisi memiliki pasukan militer yang besar, ia
ingin semua pria di kerajaannya bergabung di dalamnya. Namun para pria enggan
terlibat peperangan dengan alasan tidak ingin meninggalkan keluarga dan kekasih
tercinta. Claudius berpikir bahwa jika pria tidak menikah, mereka akan senang
hati bergabung dengan militer. Lalu Claudius melarang adanya pernikahan. St.
Valentine menolak untuk melaksanakannya. St. Valentine tetap melaksanakan
tugasnya sebagai pendeta, yaitu menikahkan para pasangan yang tengah jatuh
cinta. Hal ini ia lakukan secara rahasia. Sampai suatu malam, ia tertangkap
basah memberkati salah satu pasangan. St. Valentine tertangkap. Ia dijebloskan
ke dalam penjara dan divonis hukuman mati dengan dipenggal kepalanya. Salah satu
orang yang percaya pada cinta kasih itu adalah putri penjaga penjara sendiri. Gadis
itu menumbuhkan kembali semangat sang pendeta. Pada hari saat ia dipenggal,
yakni tanggal 14 februari, St. Valentine menyempatkan diri menuliskan sebuah
pesan untuk gadis putri sipir tadi, ia menuliskan “Dengan Cinta dari
Valentinemu”. Pesan itulah yang kemudian mengubah segalanya. Kini setiap
tanggal 14 Februari berbagai orang di belahan dunia merayakannya sebagai hari
kasih sayang.
Melihat dari asal usul hari
valentine, sudah jelas itu alasan dari dilarangnya merayakan hari Valentine
bagi umat Islam. Hari Valentine adalah sejarah bagi umat katolik. Kamu yang
beragama Islam tentunya dilarang merayakan hari tersebut. Allah berfirman dalam
Al-Qur’an surah Al-Isra’ ayat 36 yang artinya, “Dan jangan kamu mengikuti apa yang kamu tidak mengetahui tentangnya. Sesungguhnya
pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya akan diminta pertanggungjawabannya”
(QS. Al-Isra:36). Lalu dalam Surah Al-Maidah ayat 51 yang artinya, “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu
mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu);
sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara
kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk
golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang
yang zalim” (QS. Al-Maidah:51). Dalam sebuah hadist, Rasulullah S.A.W. juga
mengingatkan, “Barang siapa meniru suatu
kaum, maka ia termasuk dari kaum tersebut” (HR. At-Tirmidzi). Kalau Allah
dan RasulNya berkata tidak maka haram bagi kita untuk mengikuti sesuatu itu,
mengucapkannya pun tidak boleh.
Hendaknya setiap muslim merasa
bangga dengan agamanya, tidak menjadi orang yang tidak punya pegangan dan ikut-ikutan.
Intinya, merayakan hari Valentine bagi umat Islam adalah hal yang dilarang
bahkan diharamkan. So says NO to celebrate Valentine days.
Cukup sekian tulisan saya
mengenai alasan hari valentine dilarang bagi umat Islam.
Referensi
https://asal-usul-motivasi.blogspot.com
https://alfablackid.blogspot.com
Referensi
https://asal-usul-motivasi.blogspot.com
https://alfablackid.blogspot.com

Posting Komentar