Archive for 2018

IMPLIKASI INOVASI TEKNOLOGI INFORMASI PADA MINDSET PEMUDA INDONESIA

IMPLIKASI INOVASI TEKNOLOGI INFORMASI PADA MINDSET PEMUDA INDONESIA


Sejak revolusi industri di Inggris pada tahun 1750-1850 terjadi perubahan secara besar-besaran di berbagai bidang, terutama dalam bidang teknologi. Perkembangan teknologi menjadi pesat terutama ketika dunia memasuki masa era globalisasi. Era globalisasi memacu semua negara di dunia untuk mengembangkan teknologi. Setiap negara berlomba-lomba menciptakan inovasi teknologi.

Sebelum teknologi berkembang pesat seperti saat ini, pemuda Indonesia mendapat pengetahuan hanya dari buku saja. Itupun tak semua buku dapat dibaca dengan cepat. Hal tersebut menyebabkan pemuda ketinggalan informasi. Selain itu, kita sulit mencari tahu bagaimana keadaan dan situasi di negara lain karena terbatasnya teknologi saat itu, sehingga batas antar negara terlihat. Suatu negara bahkan tidak mengenal negara lain, dan mungkin tidak percaya bahwa ada negara lain selain negaranya sendiri karena disebabkan minimnya pengetahuan yang didapat.

Setelah teknologi canggih berkembang pesat, kita dapat dengan mudah mengakses informasi dimanapun dan kapanpun. Hanya dengan melihat layar ponsel dan menggerakan jari kita, segala informasi bisa kita dapat hanya dalam sekejap mata. Pemuda Indonesia dapat dengan mudah mencari pengetahuan yang ia butuhkan. Perkembangan teknologi tersebut memudahkan pemuda dalam menggali pengetahuan. Setiap hari pemuda haus akan informasi. Mereka dapat dengan mudah mengaksesnya hanya melalui teknologi smartphone.

Seiring waktu berjalan, mindset (pola pikir) mereka pun berubah. Pemuda terpacu semangatnya untuk berinovasi seperti orang lain. Contoh kecilnya seperti ini, Andi merupakan pemuda Indonesia yang sangat hobi bermain games. Sampai suatu saat Andi bosan jika ia hanya bermain games dan ia mengakses YouTube. Ia melihat ada orang yang berhasil menciptakan games. Kemudian Andi terpacu motivasinya untuk membuat games juga. Sehingga Andi terus menggali informasi bagaimana agar impiannya tercapai.

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi membuat sejumlah kelompok untuk berinovasi menciptakan teknologi baru. Salah satunya Teknologi Modifikasi Cuaca (CMC). TMC adalah suatu bentuk upaya untuk mempercepat kondensasi awan agar terjadi hujan di suatu tempat.

Contoh tersebut merupakan implikasi perkembangan teknologi informasi pada mindset pemuda. Sebelum teknologi canggih berkembang, kita berpikir hal-hal yang sederhana. Akan tetapi setelah teknologi berkembang, kita berpikir hal-hal yang abstrak. Kita berpikir bagaimana berinovasi dan berkreasi.

Tentu saja perkembangan teknologi informasi yang pesat saat ini perlu dibimbing oleh pemerintah agar informasi yang kita peroleh merupakan informasi yang baik, informasi yang membuat para pemuda berpikir cerdas, mandiri dan aktif dengan harapan Indonesia menjadi semakin jaya lagi.

PERAN KELUARGA DALAM MENDIDIK KIDS ZAMAN NOW

PERAN KELUARGA DALAM MENDIDIK KIDS ZAMAN NOW

(Ilustrasi keluarga)

Anak merupakan anugerah dari Tuhan yang harus dibina, dididik, dan disayang dalam sebuah keluarga. Keluarga merupakan tempat pertama dan utama seorang anak mendapat pendidikan. Dari mulai ia dalam kandungan hingga sang anak mulai dewasa pun didikan keluarga menjadi hal yang akan mempengaruhi kehidupannya kelak.

Seorang anak memiliki sifat peniru yang baik, terutama di usia 0 sampai 8 tahun. Jika dalam sebuah keluarga diterapkan kemandirian, maka sang anak akan mandiri. Jika diterapkan kepemimpinan, maka sang anak akan memiliki jiwa pemimpin. Begitupun hal lainnya.
(Foto: Getty images)

Seorang anak merupakan suatu bintang yang akan bersinar menerangi keluarga dan negaranya. Suatu negara akan maju jika negara tersebut memperhatikan anak-anak. Tentu pendidikan sang anak dimulai dari sebuah keluarga.

Keluarga memegang peran penting bagi seorang anak untuk dapat bergabung dan berkolaborasi di lingkungan masyarakat. Keluarga berperan untuk mendukung bakat dan minat seorang anak, karena pada dasarnya setiap anak memiliki bakat dan minat yang berbeda. Orang tua tidak dapat memaksakan kehendak sang anak untuk berprofesi sesuai keinginan orang tua. Orang tua perlu melihat bakat dan potensi sang anak. Peran keluarga adalah mendukung dan mendorong bakat dan minat anak. Misalnya jika sang anak memiliki bakat dalam sebuah kesenian, maka keluarga mengasah bakat tersebut agar sang anak semakin mahir.

Apalagi kita hidup di zaman yang saat ini sudah canggih teknologinya. Zaman dimana anak-anak sudah mengenal gadget dan internet. Internet menyediakan segala informasi. Sayangnya, tak semua informasi yang ada di internet merupakan hal yang positif. Ada konten-konten tertentu yang tidak layak untuk dilihat anak-anak. Disinilah peran keluarga dibutuhkan. Keluarga harus mampu mengawasi dan mendidik anak dalam mempergunakan teknologi canggih yang berkembang saat ini. Jangan sampai sang anak menjadi gaptek atau gagal teknologi. Tentu juga jangan sampai sang anak ahli dalam teknologi tapi mempergunakan teknologi dalam kegiatan negatif.

Ada beberapa aktivitas yang bisa dilakukan untuk mengoptimalkan penggunaan teknologi untuk anak yang dikutip dari Sahabat Keluarga Kemdikbud, yaitu:

  1. Gunakan teknologi sebagai media untuk menonton film yang edukatif.
  2. Gunakan teknologi sebagai media mengenalkan kata yang menyenangkan.
  3. Gunakan teknologi sebagai media untuk menggambar dan mewarnai untuk anak-anak.
  4. Gunakan teknologi sebagai media untuk menirukan gerakan dan irama. 

Keluarga merupakan pondasi seorang anak untuk berperilaku. Keluarga memiliki peran dalam mengajarkan moral yang baik pada anak. Anak ibarat sebuah kertas kosong. Jika kita menulis hal yang positif dalam kertas tersebut maka kertas tersebut akan berisi hal positif.
"Family is the most important thing in the world" (Princess Diana).   
 #sahabatkeluarga

Inilah cara-cara dalam meraih Mimpi

Inilah cara-cara dalam meraih Mimpi

Setiap orang pasti memiliki mimpi yang sangat ingin diwujudkan. Semua orang juga berhak memiliki mimpi yang tinggi. Seperti seorang petani berhak bermimpi untuk menjadi insinyur pertanian. Kita diharuskan untuk berusaha agar mimpi tersebut menjadi nyata. Mewujudkan mimpi tentu sangat sulit ya? Tapi, sebenarnya dalam mewujudkan mimpi tak sesulit yang kamu bayangkan. Kamu bisa melakukan hal-hal berikut untuk meraih mimpimu.

Hal-hal yang harus kamu lakukan yaitu:
1. Rajin beribadah pada Tuhan Yang Maha Esa

Dalam meraih impian, tentu kamu harus melibatkan Tuhan. Berdoalah padaNya dan rajinlah beribadah agar impianmu dapat terwujud.

2. Temukan passion dan bakatmu yang sebenarnya !

Jika kamu sudah menemukan passionmu, tentu kamu merasa enjoy melakukan aktivitas yang sesuai passionmu. Dan tentu jika passion telah ditemukan, kamu bisa berbakat dalam hal itu. Seperti halnya saya yang telah menemukan passion saya di bidang komputer , ketika saya mengikuti lomba yang berbasis komputer, alhamdulillah saya mendapatkan juara dalam kompetisi tersebut.
Maka dari itu temukanlah passionmu mulai dari sekarang dan kenalilah bakatmu.

3. Tulislah visimu

Di tahap ini kamu dapat menulis apa impian kamu ke depannya

4. Planning

Buatlah rencana jangka pendek dan jangka panjang untuk meraih impianmu. Buat rencana apa saja yang akan kamu lakukan hari ini, esok dan hari-hari berikutnya yang dapat mewujudkan impianmu.

5. Action

Setelah membuat rencana, tahap selanjutnya kita mulai bertindak. Bergeraklah dalam melakukan semua rencana yang telah kamu buat tadi. Ingat ! Tak ada orang sukses yang malas.

6. Fokus dan Tetap Konsisten !

Ini adalah point terpenting yang harus kamu lakukan. Tentu tak ada impian yang dapat dicapai selain dengan doa dan usaha kita sendiri yang konsisten. Dengan tekad yang kuat bahwa impian kamu akan tercapai, pasti mimpi itu akan menjadi nyata.

Itulah beberapa cara dalam meraih impian. Teruslah berusaha dan berdoa serta pantang menyerah. Selamat berjuang ! ☺

- Copyright © Dunia Informasi - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -